Mengenal Saemangeum Seawall, Tembok Laut Buatan Manusia Terpanjang di Dunia Selasa, 19 April 2022

 
The Saemangeum Seawall (Dinding Laut Saemangeum) merupakan tembok laut buatan manusia yang paling terpanjang di dunia, terletak di pesisir barat daya Semenanjung Korea.

Dinding laut ini memiliki panjang 33 kilometer yang tanggulnya membentang dari di antara dua tanjung, serta memisahkan Laut Kuning dan bekas muara Saemangeum.

Pada tahun 1991, pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengumumkan bahwa tanggul akan dibangun untuk menghubungkan tiga tanjung di selatan kota pelabuhan industri Korsel, Gunsan 270 km barat daya Seoul untuk menciptakan 400 km lahan pertanian dan reservoir air tawar.

Sejak saat itu, pemerintah Korsel telah menghabiskan hampir 2 triliun won (Rp23 triliun) untuk pembangunan tanggul, dengan 220 miliar won (Rp2,5 triliun) dianggarkan untuk memperkuat tanggul dan 1,31 triliun won (Rp15 triliun) untuk mengubah dataran pasang surut menjadi lahan subur dan waduk.

Meski demikian, pembangunan ini tidak berjalan mulu karena pembangunan Tembok Laut Saemangeum telah menimbulkan kontroversi sejak diumumkan saat kelompok lingkungan memprotes dampak tanggul terhadap lingkungan setempat.


Tantangan Mahkamah Agung pada tahun 1999 dan 2005 menyebabkan penghentian sementara produksi tetapi akhirnya gagal menghentikan proyek tersebut. 

Namun, kontruksi besar itu selesai pada April 2006 dengan tembok laut 500 meter lebih panjang dari Afsluitdjik di IJsselmeer, Belanda yang sebelumnya menjadi tembok laut terpanjang di dunia.

Copyright © 2016 Raja JP